kala hati ini berada di antara terbit dan terbenam, antara gelap dan terang. Kembali teringat harum mewangi khayalan ini. Berada di antara kebimbangan ini hanya satu yang masih teguh di dalam hati ini, hanya khayalan tentang dirimu yang membuat aku tertahan di kebimbangan ini. Aku tidak tahu harus bepijar atau padam, aku lebih memilih menjadi bara api yang bisa saja berpijar ataupun padam.
Selasa, 24 September 2013
Minggu, 07 Juli 2013
senyuman berbisa
kala rembulan tersenyum memberi sebuah harapan untuk bisa menggapainya. Senyuman itu indah dihiasi oleh sinar rembulan yang membuat hati ini tak berhenti untuk bergetar. Menghabiskan malam dalam kelam seakan menjadi indah dengan sebuah ssenyuman dari rembulan. Dia terus memberi harapan seakan aku bisa terbang ke sana dan ingin memeluknya. Sebuah senyuman yang indah yang membuat semuanya berubah. Senyuman sang bulan membuatku terlalu berharap dan berhayal. Dalam khayal dan mimpiku yang berharap berlebihan aku menyadari. Sinar itu sampai ke hatiku, tapi takkan mungkin itu menjadi miliku. Aku sadar aku tak punya sayap untuk bisa terbang menggapainya. Dia, sang rembulan telah bersanding dengan bintang-bintang di angkasa, membuat diri in serasa hina dan tak akan bisa menyamainya. Sang bulan ternyata berharap pada bintang, bintang yang membuat bulan bisa bersinar. Dan akhirnya aku hanya jadi pecundang yang hanya bisa melihat keindahan tanpa bisa menggapainya. Semoga hati ini bisa terbiasa dengan senyuman berbisamu.
curatan kecil
Sudah hampir setahun aku gak nggurusin ini blog,, payah ya?? sibuk sama tugas kuliah dan lain-lain, malam ini aku mencoba untuk mengingat kembali harapan-harapanku tahu lalu, tapi ternyata belum saatnya harapan itu terwujud, terutama untuk yang masalah hati. Mungkin suatu saat nanti akan tercapai. Aku curhat dikit ahh,hehe aku lagi suka nih ma orang, tapi sayang aku gak tau dianya suka apa enggak, tapi setidaknya dia udah tau kalo aku suka sama dia. Tapi yang jadi masalah aku gak bisa kontrol di persaan. Aku terlalu terpaku ma dia sehingga lupa akan segala sesuatu di sekitarku. Tapi aku rasa aku harus siap-siap untuk yang namanya patah hati,hehe keren ya patah hati. Dia masih mengharap mantanya, dan mantanya itu anak di salah satu Akademi dibidang kemiliteran, wah kerennya, nyaliku jadi ciut nih.. Aku berharap aku tak lagi mengharapnya. Tapi susah banget,, jadi ketahuan galaunya deh,,haha tapi semua sudah tak ada harapan lagi, bodahnya aku terlu berharap,hehe
Langganan:
Postingan (Atom)