Kamis, 05 Januari 2012

STOP IT


Aku mencoba untuk menggapai cahaya itu, cahaya itu seakan memberikan harapan untuk aku bisa mendekat padaya. Hari demi hari ku jalani untuk bisa lebih dekat melihat cahaya itu, sedikit demi sedikit mendekat. Tampak dari bumi cahaya itu sudahlah dekat, tapi itu hanyalah fatamorgana belaka. Aku yang sudah berharap terlalu tinggi, jatuh dalam lubang yang berlumur dosa. Mungkin memang jarak yang sudah di takdirkan tak bisa diperdekat lagi. Saat ini aku masih berharap cahaya itu akan menyidariku, sampai waktunya aku menghilang. Ku telah menjadi pecundang yang tak bisa mengungkapkan apa yang ada di hatiku. Saat ku mencoba bangkit dari kepecunangan ini, cahaya itu menjauh dari ku. Membuat aku yang sebelumnya mau bangkit untuk semua ini menjadi terpuruk dan jatuh untuk yang ke sekian kali. Aku akhirnya sadar, walau aku terus mencoba mendekat, itu takkan pernah bisa sedikitpun lebih dekat. Ini mungkin sudah garis dari sang MAHA RENCANA. Jarak kita yang terlampau jauh, antara langit dan bumi. Langit dan Bumi takkan mungkin pernah bersatu. Kini aku telah sadar akan khayalan mimpiku yang terlalu tinggi. Biarlah aku menjadi seorang pecundang, tanpa pecunndang takkan ada yang menjadi pemenang. Aku telah menang dalam menyadari kemampuanku. Aku tak ingin terbuai oleh mimpi manis kembali. NOT COME BACK AND STOP IT. Aku akan sudahi semua ini, akan ku sudahi perjuangan yang tiada guna ini. STOP, I WANT MY LOVE STOP IN HERE. Perjuanganku hanyalah sia sia belaka. THANKS FOR YOUR DREAMS