Senin, 26 Desember 2011
My Love Feel come back
Hari-hari telah ku lewati sendiri, sendiri di kehampaan ini. Kulihat sang mentari masih tersnyum di kala fajar menjelang, tersenyum sambil memandangku. Tetapi aku selalu mengabaikan senyuman yang membuktikan dunia ini tidaklah kosong seperti apa yang aku rasakan. Di kala ku terus berjalan selalu sang mentari menyambutku dengan senyuman. Tanpa ku sadari telah tumbuh sesuatu di daalam diriku ini. Rasa yang aneh, aneh sekali, sepertinya dulu aku pernah merasakan seperti ini. Tapi ini beda, jauh lebih kuat rasa ini hadir, walau ku tak tau sberasal dari mana rasa ini. Mungkin Tuhan masih berbaik hati kepadaku, sehingga aku belum mengerti apa yang ku rasakan. Ku terus berjalan menghiraukan rasa ini, dan terus dalam kesendirian. Di ujung lorong hati ini ku bersandar di bawah pohon. Ku tertidur sejenak, ada sesuatu yang hadir di mimpiku, sosok yang mengagumkan, akankah itu bidadari?? Ku Sadar sesuatu, mentari yang selalu menyambutku adalah bidadari yang bersembunyi di antara cahaya cahaya indah. Dan aku tau rasa yang ku alami ini adalah CINTA. Tapi menggapai bidadari itu mungkin mustahil. Aku sadar CINTA itu tak memandang apapun, tapi juga tak mudah untuk di gapai. Wahai bibadari yang telah menumbuhkan cinta di hatiku, ku berharap cinta ini tak seperti yang sebelum sebelumnya. Lebih baik ku mencintai dari sini untuk mengabadikan cinta utuk selamanya, tetapi aku terus berjuang untuk menggapai cinta itu. Karena CINTA TAK HARUS MEMILIKI itu adalah pilihan ke dua, pilihan pertamaku adalah MENCITAIMU.
Minggu, 27 November 2011
INGATLAH
Ingatlah di saat kita bahagia, di saat kita sedang terbuai oleh kenikmatan dunia, semua ini tidk ada yang abadi. Kematian adalah hal yang mutlak di alami oleh setiap yang hidup. Tidak peduli dia kaya, miskin, tampan, jelek, tua ataupun muda, semua akan mengalaminya. Di saat kita di tinggalkan oleh seorang yang kita cintai hadapilah semua itu dengan tegar, karena itu akan terjadi kepada siapapun. Sesungguhnya dia tidak benar benar pergi, dia hanya terpisah dengan raga. Mataharipun terbit dan tenggelam, ada kehidupan pasti akan ada kematian. Tetapi jangan menjadikan sebuah kematian menghancurkan segalanya. Membuat kita terpuruk, menangis dan meratapi keadaan. Atau membuat segala yang sudah ada di hidup kita menjadi hancur porak poranda karena kehilangan orang yang kita cintai. Dia di sana tidaak akan bahagia melihat keadaan kita yang hancur, berfikir dengan logika, jangan hanut di dalam kehancuran yang akan terus menerus menghayutkan kita kedalam keburukan. Semua yang berlebihan itu tidak baik. Kita tau bagai mana rasanya kehilanga orang yang kita cintai, tetapi bukan dengan penyesalan kita menghadapinya. Masih ada masa depan yang menunggu kita, akankah kita akan mengorbankan masa depan kita demi hanya untuk mengenang masa lalu?? Kenaglah dia sepantasnya kita kenang sebagai orang yang pernah kita cintai di dalam hidup kita, kita harus melanjutan kehidupan kita untuk menuju kebaikan dan kebahagiaan. Niscahya dia akan tersenyum di sana melihat kesuksesan kita. Bukan tangisan dengan keterpurukan dan kehancuran kita di sini.
Jumat, 25 November 2011
kenangan 'SAHABAT'
ini adalah sebuah kisah klasik masa-masa SMA, di mana kita akan selalu teringat masa indah ini sampai ajal menjeput kita. Masa SMA adalah masa yang paling indah dan membahagiakan di hidup kita, andai saja bisa kuputar waktu aku ingin kembali ke masa itu. Sahabat yang ada baik di dalam suka maupun duka, bukan sekedar sahabat tetapi 'SAUDARA' hubungan di antara kita. Sebuah sikap yang harus di ambil untuk mengenang semua kenangan yang indah itu, akan kah kita hanya membayangkan keindahan masa lalu? ataukah kita berusaha menyatukan puzzel-puzzel yang telah tercerai berai? walau masa lalu takkan pernah bisa terulang. Di saat ku terdiam di dalam kesunyian, hati ini berbisik "andai bisa ku ulangi masa itu". Tetapi biarlah semua kenangan itu tetap menjadi sebuah kenangan, 1 hal yang pasti, kita adalah SAHABAT bukan sekedar sahabat lagi tetapi SAUDARA,, miss u all my friends
hari hari sendiri
Setelah dia pergi meninggalkan aku sendiri di sini. Aku hanya bisa terdiam dan terus berdo'a. Kini bayangnya sudah mulai pudar dalam ingatan ku, berganti dengan kehampaan yang ada di
dalam pikiranku. Mungkin tak semudah itu untuk menghapus semua ingatan indah bersamanya. Tapi hari-hari ku sekarang ini yang ada hanyalah kehampaan. Walau di sini teramat banyak hal yang membuatku bahagia, namun entah kenapa aku tetap saja seperti ini. Dalam hampa ini ku merenung, berfikir apa yang terjadi dengan diriku ini. TUHAN aku hanyalah seorang yang sedang mencari jati diri, ku harap semua berlalu. SAHABAT mereka datang di saat aku telah tgerjatuh, mereka lebih indah dari CINTA. Bukan hal yang mudah untuk hadapi semua ini, di hari-hari ku yang kosong, telah terisi oleh senyum, dan canda tawa dari SAHABAT. THAnks SAHABAT. Kini ku memulai hari lagi untuk mecari kehidupan baru ku...
dalam pikiranku. Mungkin tak semudah itu untuk menghapus semua ingatan indah bersamanya. Tapi hari-hari ku sekarang ini yang ada hanyalah kehampaan. Walau di sini teramat banyak hal yang membuatku bahagia, namun entah kenapa aku tetap saja seperti ini. Dalam hampa ini ku merenung, berfikir apa yang terjadi dengan diriku ini. TUHAN aku hanyalah seorang yang sedang mencari jati diri, ku harap semua berlalu. SAHABAT mereka datang di saat aku telah tgerjatuh, mereka lebih indah dari CINTA. Bukan hal yang mudah untuk hadapi semua ini, di hari-hari ku yang kosong, telah terisi oleh senyum, dan canda tawa dari SAHABAT. THAnks SAHABAT. Kini ku memulai hari lagi untuk mecari kehidupan baru ku...
Jumat, 15 April 2011
ingin terang kembali
Di saat aku sendiri terdiam di kesunyian, aku merenung menyendiri meratapi nasib ini. Di saat itu aku melihat sosok mu. Ku kejar sosok yang sedang bersedih itu, ku terus mendekatinya hingga sangat dekat dan membalas pandangan ku itu. saat ku lihat wajahnya ku merasa tenang, ingin sekali ku selalu melihat wajahnya yangg menawan. dalam hati ku bicara "andai aku bisa memilikinya". ku kejar dia hingga di ujung tebing, akhirnya dia mau mengenal ku. ku mengenalnya di saat dia sedang gundah gulana kehilangan begitu banyak kasih sayang. sekarang ku sedikit lagi memilikinya, tetapi banyak orang-orang di sekitar kita yang tidak berkehendak. oh TUHAN mengapa semua ini terjdi lagi kepada ku. Aku berusaha untuk terus bisa berada di dekatnya. tapi apadaya?? dia telah mengambil keputusan untuk menjauh dari ku. walaupun mulutnya bicara tak mau jauh dari ku, tetapi sikapnya mempertegas bahwa dia tak mau mengenal ku. kini apa dayanya diriku?? aku hanya bisa berdo'a semoga kamu bahagia. selamat tinggal malaikatku. kini ku menjadi kelam kembali. tapi ku menunggu untuk menjadi terang kembali. ku menanti malaikat datang untuk menjeput hati ku yg telah hancur. bye bye
Langganan:
Postingan (Atom)



